Metalurgi adalah ilmu, seni, dan teknologi yang mengkaji proses pengolahan dan perekayasaan mineral dan logam. Ruang lingkup metalurgi meliputi:
- pengolahan mineral
- ekstraksi logam dari konsentrat mineral
- proses produksi logam
- perekayasaan sifat fisik logam
Teknik Metalurgi menggunakan prinsip-prinsip keilmuan fisika, matematika dan kimia serta proses enjiniring untuk menjelaskan secara terperinci dan mendalam fenomena-fenomena proses pengolahan mineral (termasuk pengolahan batubara), proses ekstraksi logam dan pembuatan paduan, hubungan perilaku sifat mekanik logam dengan strukturnya, fenomena-fenomena proses penguatan logam serta fenomena-fenomena kegagalan dan degradasi logam. Ketiga ilmu dasar sains digunakan dalam mengembangkan tiga sektor dasar dalam Body Knowledge Metalurgi yang meliputi Metalurgi Kimia, Metalurgi Fisika dan Enjiniring Proses.
Kurikulum Program Studi Teknik Metalurgi didisain untuk menyediakan sarjana metalurgi dengan kompetensi sebagai berikut :
- Mampu memisahkan mineral berharga dari mineral pengotornya (mineral processing) di dalam bijih (ores) hasil penambangan agar siap untuk diekstraksi secara teknis dan ekonomis. Termasuk dalam mineral processing ini misalnya adalah pencucian batubara.
- Mampu mengekstraksi (extraction) logam berharga dan memurnikannya (refining) menjadi logam murni, misalnya emas, perak, timah, tembaga, aluminium, atau menghasilkan paduan seperti nickel matte dan ferro-nickel. Termasuk dalam extraction ini misalnya adalah pembuatan alumina (Al2O3) dari bijih bauksit dan pencairan batubara, serta daur ulang.
- Mampu melakukan evaluasi kinerja pabrik pengolahan mineral/bahan galian dan ekstraksi logam ditinjau berdasarkan aspek efisiensi penggunaan bahan baku dan sumberdaya energi serta kualitas produknya.
- Mampu memadukan logam dengan unsur lain (alloying) membentuk paduan logam, misalnya berbagai jenis baja, besi cor, paduan aluminium, kuningan, paduan nikel, superalloy.
- Mampu melakukan pembentukan logam (misalnya rolling terhadap produk baja) serta memperbaiki struktur mikro paduan logam melalui perlakuan panas (heat-treatment) untuk mendapatkan sifat-sifat yang diperlukan dalam aplikasi (preparing them for use). Termasuk, misalnya pengecoran logam (metal casting), metalurgi pengelasan (welding metallurgy), dan metalurgi serbuk (powder metallurgy).
- Mampu mendapatkan hubungan antara struktur mikro (micro structure) dengan sifat (properties) logam dan paduannya, misalnya pengaruh partikel karbida terhadap kekuatan tarik (tensile strength) dan ketahanan korosi baja
- Sekarang bahas masalah Jurusan teknik metalurgi untirtanya nih.
ni pic kampusnya
Biasa aja kan, emang si biasa tp tau ga sedikit rahasia yang membuat saya bangga ketika masuk menjadi mahasiswa metalurgi. Ternyata teknik metalurgi ini di INDONESIA ini cuma hanya 5 perguruan tinggi yang mengelolanya, 4 diantaranya itu perguruan tinggi negeri dan 1 perguruan tinggi swasta.
Ni list universitasnya :
1. Universitas Indonesia ( Depok, Jawa Barat)
2. Institut Teknologi Bandung ( Bandung, Jawa Barat)
3. Institut Teknologi 10 November ( Surabaya, Jawa Timur)
4. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ( Cilegon, Banten)
5. Universitas Jendral Achmad Yani ( Bandung, Jawa Barat) *swasta
Jadi yang membuat saya bangga itu jurusannya, walaupun perguruan tinggi yang saya tempati sekarang ini blm cukup besar namanya dikalangan masyarakat indonesia. Tp nanti insyaallah perguruan tinggi ini bisa memperbaiki kualitasnya sebagai perguruan tinggi terkemuka di indonesia. aminnnn
